Bersama Dinas Kesehatan, Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di MTs Pesantren Modern Darul Falah Enrekang
- Rabu, 11 Oktober 2023
- Staff MTS Darul falah
- 0 komentar
Enrekang, 11 Oktober 2023 - Pesantren Modern Darul Falah di Enrekang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna meningkatkan kesadaran dan praktik kesehatan di kalangan siswa, guru, dan karyawan pesantren. PHBS merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan individu dan komunitas serta telah menjadi prioritas dalam berbagai program pendidikan di seluruh dunia.

Mengapa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Penting?
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah serangkaian tindakan yang dimaksudkan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat. Kegiatan ini mencakup aspek-aspek penting seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, pola makan sehat, olahraga, dan aspek-aspek kesehatan lainnya. Implementasi PHBS dapat membantu mencegah penyebaran penyakit, mengurangi angka kesakitan, dan meningkatkan kualitas hidup.
Dalam Pengimplementasian Kurikulum Merdeka dengan Tema Bangunlah Jiwa Raga "PHBS" pada kelas VII MTs Pesantren Modern Darul Falah di Enrekang melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi PHBS. Acara dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, Ust. Sumardin, S.Pd. Beliau berharap, dengan adanya sosialisasi ini, maka peserta didik mulai melatih diri untuk menjaga diri dan lingkungan serta bersungguh-sungguh dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber.

Kegiatan sosialisasi kali ini, mengundang Narasumber dari DinKes Kabupaten Enrekang yakni drg. Sry Siswaty Zainal, M.Adm. Kes, sekarang menjabat sebagai Kabid Kesehatan Masyarakat DinKes kab. Enrekang. Peserta didik begitu semangat dan antusias mengikuti sosialisasi karena didukung juga oleh Narasumber yang begitu semangat dan penuh dengan keakraban.

Dalam menyampaikan materi, narasumber membahas tentang bagaimana mengolah sampah organik dan an organik. Sampah yang bisa di manfaatkan sebaiknya di daur ulang dan mengurangi sampah-sampah yang susah diuraikan. Sampai pada tanya jawab, peserta didik berebutan untuk bertanya. Salah satu siswi, Afinna Warhamna bertanya, "Bagaimana membedakan sampah organik dan anorganik? dan kenapa harus dibedakan?". Dr. Sry merespon pertanyaan dengan menyatakan bahwa jika jenis sampah anorganik adalah sampah yang tidak mudah membusuk seperti plastik, kaca, logam, dan sebagainya, maka sampah organik adalah kebalikannya, yakni sampah yang mudah mengalami pembusukan, seperti sampah sisa dapur, sampah sayuran dan buah-buahan, dan lainnya.

Tiba saatnya breaktime. Untuk merenggangkan otot, tim pemateri melakukan ice breaking untuk menghilangkan lelah dengan menyanyikan lagu Cuci Tangan Adik Kecil. Lagu ini menyampaikan pesan bagaimana cara mencuci tangan dengan benar.

Setelah break sejenak, Ibu narasumber kembali melanjutkan materi kedua yakni bagaimana cara menjaga kebersihan diri dan Lingkungan. Beliau menyampaikan bahwa ada beberapa hala yang bisa di lakukan untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan yang cukup mudah dilakukan dengan disiplin dan konsisten agar kesehatan yang diharapkan dapat terwujud. Berikut ini beberapa kegiatan yang dapat dilakukan dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
- Mandi Minimal 2 Kali Sehari.
- Mencuci Tangan Setelah Memegang Benda dan Sebelum Makan atau Minum.
- Mencuci Pakaian Serta Seprai Dengan Teratur.
- Menggunting Kuku.
- Membuang Sampah Pada Tempatnya (LISA)
- Membuang Air yang Menggenang.
- Melakukan Daur Ulang dan Reboisasi.

Faizatul, salah satu peserta didik mengajukan pertanyaan, bagaimana cara menjaga kesehatan diri agar tidak mudah terserang penyakit maag yang hampir rata-rata mulai dikeluhkan oleh sebagian dari teman-temannya. Ibu dr. Sry sangat puas dengan pertanyaan peserta didik yang satu ini karena beliau menyatakan bahwa penyebab sakit maag sering kambuh adalah kebiasaan mengonsumsi makanan asin, pedas, dan asam secara berlebihan. Sehingga beliau berpesan bagi yang mengalami sakit maag agar memilih makanan yang tepat, makan makanan yang lebih sehat, mengelola stress dengan baik, mengurangi jajan makanan instan.
Diakhir sosialisasi, Ibu dr. menyampaikan beberapa pesan kepada generasi bangsa :
- Jaga kebersihan diri dan Lingkungan
- Disiplin tidur. "orang yang disiplin adalah orang yang bisa mengendalikan diri sendiri".
- Selalu berfikir positif
- Hormat terhadap orang tua dan Guru
- sopan terhadap teman
- Bercita-citalah yang tinggi.
- Apapun kegiatan yang kita lakukan, kebaikan itu akan kembali pada diri sendiri.


Dengan berfokus pada PHBS, semoga MTs Pesantren Modern Darul Falah Enrekang bisa mewujudkan lingkungan yang sehat dan Bersih menuju pembangunan masyarakat yang lebih baik, dan pesantren memiliki peran penting dalam upaya ini serta berjalan lancar dan terwujud melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan profil pelajar Rahmatan Lil 'alamin (P5PPRA)
Artikel Terkait
PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS IX MTs PESANTREN MODERN DARUL FALAH ENREKANG TAHUN PELAJARAN 2024/2025
Senin, 02 Juni 2025
Pengumuman Calon Santri Baru MTs Pesantren Modern Darul Falah Enrekang TA. 2025-2026 Gelombang 1
Rabu, 23 April 2025
SEMINAR “ADAB DULU BARU ILMU” DI GELAR DI MTs PESANTREN MODERN DARUL FALAH ENREKANG
Senin, 29 Juli 2024